PERANGKAT AJAR KURIKULUM MERDEKA KELAS 5 SD/MI [LENGKAP]

POJOK DATA - Hallo Pojokers Kali ini kami akan bagikan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka  Kelas 5 SD/MI

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum pendidikan yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan kebebasan lebih kepada satuan pendidikan dan guru dalam menyusun proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks lokal masing-masing sekolah.



Berikut adalah beberapa poin utama tentang Kurikulum Merdeka:

Fleksibilitas Pembelajaran

Sekolah memiliki keleluasaan dalam menentukan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru dapat menyusun pembelajaran berdasarkan kondisi dan karakteristik siswa serta lingkungan.

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

Kurikulum ini mendorong pembelajaran yang lebih kontekstual melalui proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan nyata. Siswa dilibatkan dalam proyek yang menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas.

Profil Pelajar Pancasila

Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Profil Pelajar Pancasila mencakup enam aspek utama, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Pendekatan Asesmen yang Beragam

Evaluasi dan penilaian dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga pada proses dan perkembangan siswa secara holistik. Guru memiliki kebebasan dalam melakukan asesmen formatif dan sumatif sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Peran Guru sebagai Fasilitator

Guru lebih berperan sebagai fasilitator yang mendampingi siswa dalam proses belajar. Guru membantu siswa untuk menemukan cara belajar yang sesuai dengan potensi masing-masing, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan personal.

Implementasi Bertahap

Kurikulum Merdeka mulai diimplementasikan secara bertahap pada tahun 2022, dengan fokus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Namun, setiap sekolah diberikan kebebasan untuk mengadopsi kurikulum ini sesuai dengan kesiapan mereka.

Kurikulum ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif, relevan, dan kontekstual agar siswa lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Administrasi perencanaan dalam Kurikulum Merdeka (Kumer) melibatkan berbagai dokumen yang diperlukan untuk mengelola dan merancang proses pembelajaran. Berikut adalah daftar administrasi perencanaan yang biasanya digunakan dalam penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah:

Capaian Pembelajaran

Alur Tujuan Pembelajaran

Modul Ajar

Bahan Ajar

Kalender Pendidikan

Program Semester

Program Tahunan

Jurnal Pembelajaran

Program Semester (Promes)

PROSEM adalah rencana pembelajaran yang dibuat oleh guru untuk satu semester. Dalam sistem pendidikan, Promes dirancang agar proses pembelajaran berjalan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Program ini mencakup perencanaan materi ajar, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, serta strategi pengajaran dan penilaian yang akan diterapkan selama satu semester

Promes membantu guru untuk memastikan bahwa seluruh Capaian Pembelajaran (CP) atau Kompetensi Dasar (KD) dalam kurikulum dapat tercapai dengan baik dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Program ini bersifat sistematis dan terstruktur agar proses pembelajaran lebih terarah dan efisien.

Elemen Utama dalam Program Semester (Promes):

Identitas Program:

·       Nama sekolah, kelas, dan semester.

·       Nama guru yang bertanggung jawab.

·       Tahun ajaran.

Capaian Pembelajaran atau Kompetensi Dasar (KD):

CP atau KD yang akan dicapai pada setiap sesi pembelajaran selama satu semester.

Materi Pembelajaran:

Deskripsi tentang materi atau topik yang akan diajarkan. Materi disesuaikan dengan CP atau KD dalam kurikulum.

Alokasi Waktu:

Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk setiap topik pembelajaran. Guru harus memastikan bahwa waktu yang dialokasikan sesuai dengan kompleksitas materi.

Strategi atau Metode Pembelajaran:

Metode pengajaran yang akan digunakan selama satu semester, misalnya diskusi kelompok, ceramah, atau proyek berbasis masalah.

Penilaian (Asesmen):

Bentuk dan jadwal penilaian yang akan dilakukan untuk mengukur kemajuan siswa, seperti ulangan harian, tugas proyek, atau asesmen formatif dan sumatif.

Kegiatan Pembelajaran:

Rincian kegiatan yang direncanakan pada setiap pertemuan, termasuk metode yang digunakan dan bagaimana kegiatan tersebut mendukung tercapainya CP atau KD.

Jadwal Pelaksanaan:

Kalender kegiatan selama satu semester, termasuk jadwal penilaian, liburan, atau kegiatan khusus lainnya yang mungkin mempengaruhi alur pembelajaran.

Fungsi dan Manfaat Program Semester:

Panduan Pembelajaran: Membantu guru merencanakan materi dan aktivitas pembelajaran secara efektif agar seluruh CP/KD bisa tercapai dalam waktu yang ditentukan.

Pengelolaan Waktu: Memastikan alokasi waktu untuk setiap materi sudah sesuai dan cukup untuk mengembangkan kompetensi siswa.

Monitoring dan Evaluasi: Memudahkan guru dalam mengevaluasi kemajuan siswa berdasarkan program yang sudah dibuat.

Dokumen Administratif: Menjadi bukti tertulis tentang perencanaan pembelajaran yang bisa digunakan untuk evaluasi internal atau eksternal (misalnya dari pihak sekolah atau pemerintah).

Hubungan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP):

Promes berfungsi sebagai rencana makro untuk satu semester, sedangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah perencanaan lebih rinci yang dibuat untuk setiap pertemuan atau unit pembelajaran. Promes memberikan kerangka besar tentang apa yang harus dicapai dalam satu semester, sementara RPP mendetailkan bagaimana setiap sesi pembelajaran dilaksanakan.

DOWNLOAD PERANGKAT AJAR KELAS 5 SD KURIKULUM MERDEKA

PERANGKAT AJAR KELAS 5 | DOWNLOAD

 

Baca Juga:


Soal S.A.S Kelas 1 Lengkap
Soal S.A.S Kelas 2 Lengkap
Soal S.A.S Kelas 3 Lengkap
Soal S.A.S Kelas 4 Lengkap
Soal S.A.S Kelas 5 Lengkap
Soal S.A.S Kelas 6 Lengkap

Komentar

Posting Komentar